Nelayan Flores Timur Ditemukan Meninggal usai Sampan Terbalik
- 13 Mar 2026 12:23 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur - Tim SAR Gabungan menemukan satu korban meninggal dalam kecelakaan sampan yang menimpa tiga nelayan di perairan Kawaliwu, Kabupaten Flores Timur, Jumat, 13 Maret 2026. Korban terakhir ditemukan setelah tim melakukan pencarian intensif sejak malam laporan kejadian diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere.
Insiden tersebut pertama kali dilaporkan seorang warga bernama Maxi Riangkotek kepada petugas SAR pada Kamis 12 Maret 2026 malam sekitar pukul 22.00 WITA. Laporan menyebutkan tiga nelayan mengalami kecelakaan setelah sampan yang mereka gunakan terbalik saat memancing di perairan Kawaliwu.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis sekitar pukul 18.00 WITA ketika gelombang tinggi dan arus kuat menghantam sampan kecil tersebut. Ketiga nelayan sebelumnya berangkat melaut sekitar pukul 17.30 WITA dari Pantai Kawaliwu untuk memancing di sekitar perairan tersebut.
Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan setelah mengetahui sampan para nelayan terbalik akibat gelombang tinggi. Upaya tersebut berhasil menyelamatkan satu nelayan bernama Yuven Koten, sementara dua rekannya dilaporkan hilang di laut.
Pada malam hari sekitar pukul 23.00 WITA, tim yang berada di lapangan menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar empat ratus meter dari lokasi kejadian awal setelah dilakukan pencarian oleh masyarakat dan tim gabungan.
Operasi pencarian kemudian dilanjutkan pada hari kedua, Jumat pagi, dengan briefing dan penyisiran laut menggunakan perahu karet. Tim SAR Gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere melakukan penyisiran permukaan laut menggunakan Rubber Boat bermesin tiga puluh PK.
Sekitar pukul 09.30 WITA, tim akhirnya menemukan korban terakhir bernama Alex Koten dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar 1,9 kilometer ke arah selatan dari lokasi kejadian sebelum dievakuasi menuju Puskesmas Lewolema.
Dengan ditemukannya Alex Koten, seluruh korban dalam kecelakaan sampan tersebut berhasil ditemukan oleh tim SAR Gabungan. Korban selamat diketahui bernama Yuven Koten, sedangkan dua korban meninggal dunia adalah Alfred Koten dan Alex Koten.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI AL, Polairud, KSOP, BPBD, serta nelayan dan masyarakat setempat. Meski menghadapi kendala angin kencang dan gelombang tinggi, koordinasi tim membuat operasi berjalan lancar hingga seluruh korban ditemukan.