Kebersamaan Prajurit dan Warga Warnai TMMD Sikka
- 13 Feb 2026 16:39 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Di lereng hijau Desa Werang, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, suasana hangat mengalahkan terik siang, Kamis 12 Februari 2026. Prajurit Satgas TMMD Ke-127 duduk bersila bersama warga dan anggota Linmas, berbagi nasi dan lauk sederhana di sela pekerjaan membuka akses jalan desa.
Mereka berbaur tanpa sekat, sepatu bot berlumpur berdampingan dengan pakaian kerja seadanya milik petani. Di antara rumpun padi dan batang pisang yang baru ditebas, tawa kecil mengalir mengiringi waktu istirahat.
Momen itu terjadi di tengah pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 yang digelar Kodim 1603/Sikka. Program ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur desa, termasuk pembukaan badan jalan yang menghubungkan wilayah terisolasi.
Namun di Werang, pembangunan tak hanya terlihat dari bentangan tanah yang diratakan. Kebersamaan yang tercipta antara prajurit dan warga menjadi potret lain dari tujuan TMMD.
Komandan Kodim 1603/Sikka, Denny Riesta Permana, selaku Dansatgas TMMD Ke-127 menegaskan bahwa hubungan sosial menjadi fondasi utama kegiatan tersebut. Menurutnya, interaksi yang terbangun di lapangan memperkuat semangat gotong royong dalam setiap tahapan pekerjaan.
“TMMD bukan hanya membangun jalan, tetapi juga membangun hubungan sosial yang harmonis. Kebersamaan seperti ini menjadi energi positif bagi seluruh personel dan masyarakat,” ujarnya.
Kehadiran prajurit Yonif TP 834/Wakanga Mere di Desa Werang pun dirasakan lebih dari sekadar menjalankan tugas fisik. Di sela sendok dan piring yang berpindah tangan, terjalin rasa saling percaya yang mempercepat adaptasi dan kerja kolektif.
Warga setempat mengaku lebih termotivasi menyelesaikan pekerjaan ketika prajurit terlibat langsung tanpa menjaga jarak. Kebersamaan itu, menurut mereka, menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang sedang dikerjakan.
Melalui TMMD Ke-127, Kodim 1603/Sikka menegaskan arah pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut. Infrastruktur dibangun untuk membuka akses, sementara kebersamaan dirawat agar manfaatnya bertahan dalam jangka panjang.