Promosi Budaya Indonesia pada ASEAN Summer Festival 2025

  • 30 Agt 2025 13:36 WIB
  •  Denpasar

KBRN, Astana: KBRI Astana bersama Kedutaan Besar Malaysia, Thailand, dan Vietnam di Kazakhstan, dengan dukungan penuh Kementerian Kebudayaan RI, menyelenggarakan ASEAN Summer Festival 2025 di Rumah Budaya Indonesia, Astana-Kazakhstan. Acara berlangsung meriah dengan dihadiri lebih dari 700 pengunjung dari berbagai kalangan dan negara (23/8/2025).

Festival ini menjadi wadah promosi budaya sekaligus sarana mempererat hubungan masyarakat Kazakhstan dengan negara-negara ASEAN. Antusiasme pengunjung terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam berbagai kegiatan, mulai dari kelas memasak kuliner khas ASEAN, peragaan busana kebaya, tarian tradisional, kuis interaktif, hingga workshop batik.

Gastrodiplomasi Indonesia ditampilkan pada festival tersebut dengan menghadirkan Chef Budiati dengan masakan khas Indonesia “Dadar Gulung”, dilanjutkan dengan peragaan busana “Kebaya” Indonesia yang dipimpin oleh Ibu Duta Besar RI, Popy Rachman serta workshop Batik yang dibawakan oleh Staf KBRI Astana, Debby Rahmayanti serta penampilan tari collaborative dance “ASEAN Harmony Dance” dan Indonesia Pusaka dengan koreografi Staf KBRI Astana, Agung Saputra sangat memukau seluruh pengunjung. Promosi pariwisata dan produk-produk unggulan ekonomi RI juga dilakukan pada pavilion Indonesia serta mengundang minat yang tinggi dari para pengunjung.

Promosi Budaya Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan RI dengan membawa delegasi budaya Pencak Silat yang dipimpin oleh Kang Cecep Arif Rahman, seorang seniman dan pesilat sekaligus aktor internasional yang pernah membintangi film The Raid 2 dan John Wick 3. Bersama tim pesilat Indonesia dan pesilat muda Kazakhstan, Kang Cecep menghadirkan kolaborasi yang memukau dan memperkenalkan seni bela diri tradisional Indonesia ke hadapan publik internasional.

Dalam sambutannya, Duta Besar RI untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Dr. M. Fadjroel Rachman menyampaikan bahwa festival ini bertujuan untuk mempromosikan perdagangan dan pariwisata.

“Jumlah wisatawan asal Kazakhstan yang berkunjung ke Indonesia meningkat signifikan, dari sekitar 8.000 orang pada 2023 menjadi 21.000 pada 2024, atau naik 300%. Ke depan, kami menargetkan hingga satu juta wisatawan asal Kazakhstan dapat berkunjung ke negara-negara ASEAN, terutama Indonesia,” ujar Dubes Fadjroel.

Pengunjung menyampaikan apresiasi karena dapat mengenal lebih banyak tentang negara-negara ASEAN, khususnya Indonesia yang kaya akan budaya dengan destinasi wisata yang wajib dikunjungi serta memiliki produk-produk unggulan ekonomi yang diminati warga Kazakhstan. Mereka juga berharap agar festival semacam ini terus digelar setiap tahun. Antusiasme tersebut terlihat dari ramainya partisipasi di setiap sesi acara, dengan banyak pengunjung yang bahkan rela menunggu sejak pagi untuk bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Kesuksesan ASEAN Summer Festival 2025 tidak terlepas dari dukungan Kemenbud RI serta kerja sama erat antar-kedutaan besar ASEAN di Astana. KBRI Astana menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut dan menegaskan komitmennya untuk menjadikan promosi budaya Indonesia sebagai agenda berkelanjutan. KBRI bertekad agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun, sehingga kontribusi Indonesia dalam diplomasi budaya semakin nyata dan dirasakan manfaatnya di Kazakhstan maupun kawasan Asia Tengah.

Rekomendasi Berita