Jembatan Terbangun, Penantian Panjang Warga Cipalebuh Garut Terjawab

  • 26 Jan 2026 07:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Garut - Warga Desa Mandala Kasih, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, akhirnya menikmati akses penghubung yang telah lama dinantikan. Jembatan Gantung Cipalebuh kini menjadi jalan baru menuju sekolah, sawah, dan tempat ibadah.

Jembatan gantung sepanjang 80 meter dengan lebar 1,20 meter tersebut menghubungkan Kampung Punaga Jolok dan Kampung Baru. Kehadiran jembatan mempermudah mobilitas warga yang sebelumnya harus menempuh jalur berisiko atau memutar jauh.

Kepala Desa Mandala Kasih, Iwan Darmawan, mengatakan jembatan gantung itu telah lama diharapkan masyarakat. Jembatan tersebut dibangun oleh TNI bekerja sama dengan Vertical Rescue Indonesia (VRI).

“Alhamdulillah sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Mandala Kasih, dan jembatan ini penting untuk kepentingan pertanian, perekonomian, kesehatan, dan keagamaan. Bahkan untuk mengurus administrasi ke desa pun jadi lebih cepat, karena sebelumnya harus berjalan hingga tiga kilometer,” ujar Iwan di Cipalebuh, Garut, Jumat 23 Januari 2026.

Sebelum jembatan dibangun, warga Kampung Baru terpaksa menyeberangi sungai untuk bersekolah dan mengurus administrasi. Alternatif lainnya adalah berjalan memutar dengan waktu tempuh sekitar satu jam.

“Dulu kalau mau ke sekolah, mengurus administrasi ke desa, dan kegiatan ekonomi benar-benar terhambat karena harus menyeberang sungai. Alhamdulillah sekarang sudah ada jembatan dan sangat bermanfaat,” ucap Iwan.

Ia menjelaskan, kedua kampung sempat terisolasi hampir dua tahun akibat jembatan lama rusak tersapu banjir. Material jembatan sebelumnya juga telah keropos akibat korosi karena lokasi desa berada dekat pantai.

Jembatan gantung baru ini rampung pada awal Januari 2026 dengan material yang lebih kokoh. Posisi jembatan juga dibuat lebih tinggi untuk mengantisipasi banjir.

Jembatan ditinggikan sekitar 1,5 meter dari posisi sebelumnya. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan debit air sungai saat hujan deras di wilayah hulu.

Kepala Desa Mandala Kasih, Garut, Iwan Darmawan saat diwawancarai BAKOM RI, diatas Jembatan Cipalebuh, Garut, Jumat 23 Januari 2026 (Foto: dokumentasi/BAKOM RI)

“Sekarang jembatan sudah ditinggikan sekitar satu setengah meter. Dulu posisinya lebih rendah,” kata Iwan.

Atas rampungnya pembangunan jembatan, Iwan menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah membantu. Ia menilai pembangunan jembatan menjadi solusi penting bagi akses warga.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak. Beribu-ribu terima kasih atas pembangunan jembatan ini, sangat bermanfaat, khususnya Desa Mandala Kasih,” ujar Iwan.

Ke depan, pemerintah desa berharap jembatan tersebut dapat ditingkatkan menjadi jembatan permanen. Hal ini dinilai penting untuk mendukung distribusi hasil pertanian dan jalur alternatif lalu lintas.

“Karena kalau ini jalan bisa permanen, kepentingannya banyak. Kalau ada tahun baru, ada kemacetan, atau hari-hari besar bisa lewat sini juga,” ujarnya.

Rekomendasi Berita