PLN: Ratusan Siswa Maluku Utara Rasakan Digitalisasi Pendidikan

  • 16 Sep 2025 21:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Tobelo: Ratusan siswa di Kepulauan Maluku Utara kini bisa belajar secara digital berkat inovasi SuperSun dari PLN. Kehadiran energi terbarukan ini tidak hanya menjawab kebutuhan listrik, tetapi juga menjadi dukungan nyata terhadap program digitalisasi Pendidikan.

Program ini menargetkan pemerataan akses teknologi pembelajaran hingga ke wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). SuperSUN mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mikro dengan Battery Energy Storage System (BESS) memastikan pasokan listrik andal.

Secara rinci, berikut daftar sekolah-sekolah yang telah difasilitasi SuperSUN dari PLN:

• Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Atap Pulau Bobale,

• Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Atap Fitako Pulau Dagasuli, dan

• Taman Kanak-kanak Lembaga Pendidikan Masyarakat (TK LPM) Marasa Pulau Halmahera, Maluku Utara

Kepala SMPN 1 Atap Bobale, Fandris menjelaskan, keberadaan listrik bersih 24 jam membawa perubahan besar di sekolahnya. Menurutnya, siswa kini dapat menggunakan komputer secara rutin untuk menunjang pembelajaran, hal yang sebelumnya sulit dilakukan karena keterbatasan listrik.

“Dulu komputer hanya bisa dipakai sebentar-sebentar. Sekarang anak-anak bisa belajar setiap hari, bahkan membuka peluang untuk kelas daring,” ujarnya.

Guru SMPN 1 Atap Fitako, Nur Shaum menuturkan kondisi serupa juga terjadi di sekolahnya. Menurutnya, dengan listrik stabil, guru-guru lebih leluasa memanfaatkan perangkat untuk mengajar, sementara siswa semakin terbiasa berinteraksi dengan teknologi.

“Kami bisa menggunakan multimedia dan melatih literasi digital dengan lebih baik. Anak-anak lebih semangat belajar karena aksesnya jauh lebih mudah,” jelasnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan, akses energi yang berkelanjutan akan membuka ruang bagi anak-anak di pelosok. Ruang untuk mendapatkan kesempatan yang sama dengan mereka yang tinggal di kota besar.

“Energi bersih bukan hanya tentang menyediakan listrik, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerdas dan berkelanjutan. Setiap kilowatt energi bersih yang kami hadirkan juga menyalakan harapan,” katanya.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko menambahkan perihal rancangan sistem SuperSUN. Ia menyampaikan, SuperSUN dirancang agar pasokan listrik di kepulauan tetap stabil meski kondisi geografis cukup menantang.

"Dengan adanya listrik yang andal, sekolah-sekolah kini bisa mengoptimalkan perangkat belajar modern tanpa khawatir daya terbatas. Hal ini, menurutnya, membuat siswa di kepulauan memiliki kesempatan pendidikan yang setara," kata Noer Soeratmoko.

Selain mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), inisiatif ini sejalan dengan program pemerintah mewujudkan pendidikan digital yang merata. Dengan listrik bersih yang stabil, sekolah-sekolah di wilayah 3T kini dapat memanfaatkan perangkat pembelajaran modern.

Rekomendasi Berita