Peringati HPN, Polres SBT Gelar Coffee Break Bersama Insan Pers
- 11 Feb 2026 20:51 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula - Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Timur (SBT) menggelar coffee break bersama insan pers dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Kegiatan berlangsung di salah satu kedai kopi di Kota Bula, Rabu, 11 Februari 2026.
Coffee break yang turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) SBT Sitti Risky Meutia Manaban ini sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan insan pers di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Kapolres SBT AKBP Alhajat menyebut pers sebagai mitra strategis dalam mendukung berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berorganisasi, dan bernegara.
“Peran pers sangat aktif dalam penyampaian informasi-informasi yang dibutuhkan masyarakat. Dalam berbagai aspek kehidupan, pers memiliki kontribusi yang sangat penting,” kata AKBP Alhajat.
Ia menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini telah menjalin komunikasi dan kerja sama dengan Polres SBT. Menurut dia, sinergi antara kepolisian dan media menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di daerah.
“Atas nama pribadi dan jajaran Polres Seram Bagian Timur, kami mengucapkan selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh insan pers. Semoga pers di SBT dan di seluruh Indonesia tetap menjadi bagian terpenting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.
AKBP Alhajat menuturkan, hubungan antara Polres SBT dan wartawan selama ini terjalin dengan baik. Ia mengaku kerap berinteraksi dengan insan pers. Baik melalui pertemuan di kantor maupun di lapangan.
“Kami sudah sering berkomunikasi dan bertemu. Hubungan ini bukan sekadar formalitas, tetapi memang terjalin dengan baik,” katanya.
Menurut dia, komunikasi, kolaborasi, dan interaksi yang positif antara kepolisian dan pers perlu terus dijaga agar dapat mendukung pelaksanaan tugas dan kewajiban kepolisian kepada masyarakat.
Ia menegaskan, Polres SBT berkomitmen menjadi institusi yang hadir sebagai pelindung dan penolong masyarakat di wilayah tersebut.
“Kami ingin menjadi polisi yang baik dan menjadi penolong bagi masyarakat di wilayah Seram Bagian Timur melalui tugas dan kewajiban kami,” kata AKBP Alhajat