Praktisi GIS Sumbar Sebut Spasial Lembah Anai Tergolong Zona Kuning
- 23 Feb 2026 10:37 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang - Praktisi GIS Sumatra Barat Timtim Purnasebta angkat suara perihal salah satu ruas jalan lintas Padang - Bukittinggi tepatnya via Lembah Anai di KM 66.700 akibat curah hujan dengan intensitas tinggi hingga menyebabkan longsor susulan di kawasan tersebut.
Menurut Timtim Purnasebta, secara spasial aliran sungai yang berada di Lembah Anai bersumber dari tiga gunung sekaligus, yakni Gunung Marapi, Gunung Singgalang, dan Gunung Tandikat. Sehingga menurutnya, jika terjadi cuaca hujan lebat di hulu tiga gunung tersebut akan berdampak terhadap tingginya debit air yang sangat besar di kawasan Lembah Anai sebagai hilirnya.
“Selain itu berdasarkan peta kerentanan gerakan tanah atau tanah longsor, kawasan Lembah Anai termasuk dalam zona kuning,” ucapnya. Senin 23 Februari 2026
Maka dari itu, Praktisi GIS Timtim Purnasebta mengimbau kepada masyarakat yang melintasi jalan Padang – Bukittinggi agar selalu waspada terhadap potensi longsor susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat cuaca ekstrem terjadi di sepanjang kawasan Lembah Anai
“Karena berdasarkan analisis spasial resiko bencana potensi longsor susulan Lembah Anai itu masih ada,” tegasnya.