Kehadiran OPD Dalam Kegiatan SangatKurang
- 11 Sep 2025 17:11 WIB
- Bovendigoel
KBRN, Boven Digoel: Staf Ahli Bupati Boven Digoel Bidang Ekonomi dan Keuangan Jeffri Hanny Izaak Nirahua Menyayangkan OPD yang di undang dalam kegiatan yang digelar OPD ataupun vertikal tingkat kehadirannya sangat kurang.
Dalam kegiatan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Lingkungan Hidup Dan Pertanahan Kabupaten Boven Digoel yakni sosialisasi pengolahan sampah daur ulang memastikan terlebih dahulu apakah yang diundang ini semua OPD atau tidak. Namun ternyata kegiatan sosialisasi tersebut yang di undang seluruh OPD, akan tetapi tingkat kehadiran tersebut sangat kecil.
”Dalam sistem pemerintahan, jabatan itu bukan milik pribadi atau individu, melainkan bisa diwakilkan. Untuk itu jika hari ini seluruh OPD diundang, namun Kepala Dinasnya tidak hadir, maka Sekretaris bisa hadir. Begitupun sebaliknya jika Sekretaris tidak bisa hadir, Kabid bisa hadir. Kalaupun Kabid tidak bisa hadir, maka Kepala Seksi bisa hadir. Bila tidak ada yang bisa hadir, Pegawai Negeri di kantor dapat mewakili. Dan jika pegawai tidak ada, maka honorer pun boleh mewakili. Itulah yang dinamakan perwakilan,”ucap Staf Ahli Bupati
Dijelaskan, dilaksanakan kegiatan pemerintahan ini dengan mengeluarkan anggaran yang cukup besar, apalagi di masa efisiensi saat ini. Tetapi, sayangnya, banyak yang tidak menghargai hal tersebut. Diundang, tetapi tidak hadir.
Sebagai pribadi merasa sangat sedih bekerja di kabupaten ini. Semua orang ingin menduduki jabatan, tetapi ketika diundang dalam acara penting, tidak menghargainya. Ini menyedihkan, sementara masyarakat di luar sana banyak yang susah. Pegawai Negeri bersenang-senang, malas, gaji jalan, TPP jalan, tetapi pengetahuannya cetek. Bagaimana kita bisa membangun kabupaten ini jika mental pegawainya seperti ini
Punya jabatan, tetapi malas. Tentu Ini menjadi catatan penting untuk Wakil Dewan bersama anggota Dewan. Sekali-sekali, jalan lah ke OPD dan lihat langsung apakah Pegawai Negeri maupun Honorer di sana rajin atau tidak.
“Bapak-Ibu anggota Dewan yang terhormat adalah perwakilan rakyat. Maka, lihatlah situasi kita saat ini. Jika semua OPD hadir, kursi yang ada di depan saya ini tidak akan banyak kosong,”ujarnya
Selaku Staf Ahli Bupati Memohon maaf harus menyampaikan hal ini. Karena merasa bertanggung jawab terhadap daerah ini. Saya digaji, dibayar TPP, dibayar tunjangan lainnya dari daerah ini untuk membiayai keluarga saya.
Untuk itu jika mental pegawai masih seperti ini, maka perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pegawai di kabupaten. Jangan sampai mental pegawainya menjadi mental pencuri — artinya tidak bekerja, tetapi ingin menikmati hasil. Tentu ini sedikit penegasan untuk para pegawai.
“Terima kasih kepada semua yang sudah hadir bersama-sama dengan kita, para pejabat yang hadir, khususnya dari pemerintah daerah. Untuk mengikuti kegiatan sosialisasi daur ulang sampah dengan baik, agar dapat memberikan manfaat bagi semua,”ucapnya