Dinas Pendidikan Boven Digoel Sosialisasikan Program ADEM Untuk Siswa SMP
- 13 Mar 2026 16:32 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, BOVEN DIGOEL–Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boven Digoel menggelar sosialisasi Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) bagi Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Tanah Merah, Jumat (13/03/2026).
Kasubag PTP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boven Digoel, Alena Kutumun, mengatakan Program Afirmasi Pendidikan Menengah merupakan bantuan pemerintah bagi lulusan SMP/sederajat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK di luar Papua.
Program ini diperuntukkan bagi peserta didik yang berasal dari Orang Asli Papua (OAP), daerah khusus, serta repatriasi melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang dikelola oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik).
Menurutnya, sosialisasi ini penting dilakukan agar pihak sekolah memahami mekanisme serta kuota yang tersedia bagi Provinsi Papua Selatan, termasuk untuk Kabupaten Boven Digoel.
“Untuk Provinsi Papua Selatan secara keseluruhan tersedia kuota sebanyak 55 siswa yang dibagi untuk empat kabupaten dan satu provinsi. Sementara Kabupaten Boven Digoel mendapat kuota sebanyak 12 siswa Orang Asli Papua,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jumlah sekolah tingkat pertama di Kabupaten Boven Digoel diperkirakan sekitar 20 sekolah atau lebih, sehingga diperlukan proses seleksi yang ketat untuk menentukan siswa yang akan mengikuti program tersebut.
Selain penyampaian materi, dalam sosialisasi tersebut juga dibahas mekanisme seleksi guna menentukan 12 siswa yang akan mengikuti Program ADEM. Proses seleksi harus dilakukan secara objektif dan tidak melalui penunjukan langsung.
Alena menegaskan pihak sekolah harus memperhatikan perilaku dan kesiapan siswa sebelum diusulkan mengikuti program tersebut.
“Kepala sekolah dan wali kelas harus benar-benar memperhatikan siswa yang diusulkan. Jangan sampai siswa yang memiliki kebiasaan merokok atau mengonsumsi minuman keras ikut direkomendasikan,” kata Alena
Ia berharap melalui sosialisasi ini, sekolah dapat menyeleksi siswa secara baik sehingga peserta yang terpilih benar-benar siap mengikuti pendidikan di luar Papua melalui Program ADEM.