Kerajinan Bunga dari Sampah Jadi Berkat Keluarga
- 11 Mar 2026 19:12 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Kreativitas memanfaatkan barang bekas menjadi kerajinan bunga hias dilakukan oleh pasangan suami istri Bapak Dominikus Kombokai dan Ibu Postina di Jalan Arimop, Kampung Persatuan. Dari berbagai bahan sampah yang dikumpulkan, mereka mampu membuat bunga hias meja yang menarik dan diminati masyarakat.
Ibu Postina mengatakan, ide membuat bunga dari bahan bekas berawal dari hobi suaminya yang sejak lama suka membuat bunga. Sejak mereka tinggal di Desa Maju, suaminya mulai membuat bunga dari berbagai barang bekas untuk dijual kepada warga sekitar.
“Awalnya bapak memang suka membuat bunga. Sejak tinggal di Desa Maju, bapak mulai membuat bunga dari bahan bekas lalu dijual dengan harga sekitar 20 ribu rupiah,” katanya, Rabu, 11 Maret 2026.
Menurutnya, setelah itu pindah ke Tanah Merah suaminya kembali membuat bunga dari bahan bekas, sementara dirinya membantu menjualnya.
Bahan-bahan yang digunakan sebagian besar berasal dari sampah atau barang bekas, seperti plastik warna-warni, dos minuman, sendok plastik, mangkok plastik, kaleng bekas, lampu rusak, hingga batang bambu dan kawat besi yang dibentuk menjadi tangkai bunga dan tempat menaruh bunga.
“Semua bahan ini dari sampah yang bapak kumpulkan lalu dibuat menjadi bunga dan tempatnya. Kami hanya membeli lem tembak untuk merekatkan bahan-bahan tersebut,” jelasnya.
Dalam satu hari, suaminya dapat membuat beberapa bunga hias. Jika sebelumnya dijual sekitar 20 ribu rupiah, kini bunga tersebut dijual sekitar 30 ribu rupiah per buah. “Sekarang kami jual sekitar 30 ribu rupiah. Kalau sudah habis, bapak akan membuat lagi karena bapak memang senang membuat bunga dan saya juga senang menjualnya,” tambah Ibu Postina.
Ia berharap kerajinan tersebut dapat menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat. “Sekalian kami ingin mengajarkan bahwa dari sampah juga bisa didaur ulang menjadi barang yang bernilai ekonomi atau menjadi berkat,” tutupnya.