Pemkot Bogor Awasi Pasokan LPG dan BBM jelang Mudik Lebaran
- 13 Mar 2026 16:41 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Pemerintah Kota Bogor meningkatkan pengawasan terhadap distribusi gas elpiji dan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh pangkalan serta SPBU di wilayah Kota Bogor menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama momentum Idulfitri 1447 Hijriah.
Pengawasan dilakukan melalui koordinasi antara pemerintah daerah, aparat terkait, serta pihak PT Pertamina (Persero). Selain memastikan ketersediaan stok, pemantauan juga difokuskan pada kelancaran distribusi di lapangan agar tidak terjadi antrean panjang ataupun kelangkaan di masyarakat.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, pemerintah daerah terus melakukan langkah antisipatif terhadap pasokan energi selama periode mudik dan arus balik Lebaran. Ia menegaskan pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan energi secara optimal.
"Pemerintah Kota Bogor memastikan penanganan pasokan gas elpiji dan BBM berjalan baik saat arus mudik dan balik Lebaran 2026. Kami memastikan distribusi di pangkalan gas maupun SPBU tetap terpenuhi sehingga masyarakat dapat menikmati layanan tersebut dengan lancar,” ujar Dedie, Jumat 13 Maret 2026.
Berdasarkan data distribusi energi di wilayah Bogor, kebutuhan LPG 3 kilogram di Kota Bogor mencapai sekitar 39.000 tabung per hari yang disalurkan melalui 38 agen resmi dan sekitar 740 pangkalan. Sementara untuk BBM, rata-rata stok di SPBU wilayah Bogor mencapai sekitar 80 ribu liter per hari, dengan potensi kenaikan konsumsi hingga sekitar 30 persen menjelang Lebaran.
Sementara itu, Sales Branch Manager Pertamina wilayah Bogor, Joko Wibowo memastikan seluruh pasokan energi dalam kondisi aman selama periode Lebaran.
"Untuk distribusi BBM dan LPG telah dipersiapkan dengan sistem pengawasan khusus untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat," ungkapnya.
Pemerintah Kota Bogor berharap masyarakat tetap menggunakan energi secara bijak serta mengikuti aturan distribusi yang berlaku. Dengan pengawasan yang dilakukan bersama pihak terkait, diharapkan pasokan BBM dan LPG tetap stabil sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas dan merayakan Idulfitri dengan nyaman.