Kemenag Siapkan 6.859 Masjid Jadi Tempat Transit Pemudik Lebaran 2026

  • 24 Feb 2026 09:05 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Kementerian Agama Republik Indonesia mulai mempersiapkan ribuan masjid di berbagai daerah sebagai lokasi transit bagi pemudik pada Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang menempuh perjalanan jarak jauh saat arus mudik.

Dilansir dari laman kemenag.go.id pada Selasa, 24 Februari 2026, Kemenag menyiapkan sebanyak 6.859 masjid yang akan difungsikan sebagai tempat singgah sementara. Masjid-masjid itu direncanakan beroperasi selama 24 jam pada masa mudik, mulai tujuh hari sebelum hingga tujuh hari setelah Idul Fitri.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengatakan program ini merupakan bentuk pelayanan keagamaan sekaligus sosial bagi masyarakat.

“Masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga bisa berperan sebagai ruang pelayanan publik yang membantu para pemudik beristirahat dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, masjid yang menjadi titik transit diharapkan menyediakan fasilitas dasar seperti ruang istirahat, toilet bersih, air wudhu, air minum, serta area parkir yang aman.

“Kami ingin memastikan pemudik memiliki tempat singgah yang layak sehingga dapat mengurangi risiko kelelahan saat berkendara,” katanya.

Program ini digagas Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan melibatkan koordinasi hingga Kantor Urusan Agama di tingkat kecamatan. Kemenag juga akan memberikan penanda khusus pada masjid yang terlibat agar mudah dikenali di jalur-jalur utama.

Nasaruddin berharap kehadiran masjid sebagai tempat transit dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan saat berkendara. Dengan adanya fasilitas istirahat yang mudah dijangkau, pemudik diharapkan dapat melanjutkan perjalanan dengan kondisi yang lebih prima.

Rekomendasi Berita