Dino Pati Djalal: Konflik Amerika-Israel vs Iran akan Lebih Panjang
- 02 Mar 2026 07:52 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Eskalasi konfilk Israel-Amerika dengan Iran semakin memanas dan memasuki babak perang terbuka. Informasi terkini menunjukan bahwa sudah ada dilaporkan korban meninggal dunia di sisi Iran maupun Israel.
Kantor Berita Mizan, mengutip Kantor Kejaksaan Minab, sebagaimana dilansir Al Jazeera, melaporkan bahwa jumlah korban di sekolah dasar putri Shajareh Tayyebeh di Minab telah mencapai 108 orang. Konflik ketiga negara saat ini sudah mulai berimbas ke negara negara kawasan timur tengah baik yang berafiliasi kepada Amerika dan Israel dan negara-negara diluar timur tengah yang mendukung Iran juga sudah mengirimkan bantuan logistik dan peralatan.
Menanggapi kondisi terkini, Pakar Hubungan Internasional yang juga mantan Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Pati Dajal, menanggapi serangan Israel dan Amerika kepada Iran yang terjadi pada bulan Ramadan, menunjukkan tidak adanya kepekaan terhadap dunia islam, dengan melancarkan serangan ke kawasan yang sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
Melalui Instagram resminya @dinopatidjalal, yang dikutip pada Senin, 2 Maret 2026, Dino memeberikan catatan diantaranya tentang konflik kali ini akan berkepanjangan.
“Catat bahwa ini akan menjadi konflik yang berkepanjangan, karena Amerika dan Israel bukan hanya menyerang kapasitas nuklir Iran, tatepai bertujuan untuk menjatuhkan pemerintahan Iran saat ini dan mengingat Iran memiliki jarigan politik dengan beberapa negara di timur tengah maka ini kan melibatkan intervensi negara lain,” jelas Dino.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto siap terbang ke Teheran, untuk menjadi mediator perdamaian konflik Amerika-Israel vs Iran. Dino menyatakan, bahwa langkah tersebut menurutnya tidak realistis.
Karena Presiden Amerika Serikat ataupun Menlu Amerika Serikat tidak akan terbang ke Teheran untuk menghadiri mediasi tersebut. Dino menyarankan agar Indonesia tetap konsisten pada posisinya , seperti yang disapian pada sidang umum PBB yaitu menjunjung tinggi perdamaian dan menegakkan norma norma hukum internasional .