Cuaca Ekstrem Tak Hentikan Persiapan Peluncuran Artemis II

  • 02 Feb 2026 16:44 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Meski dihadapkan pada suhu ekstrem yang jarang terjadi di Florida pada awal tahun 2026 ini, tim NASA di Kennedy Space Center tetap melanjutkan tahapan penting persiapan peluncuran. Hitung mundur gladi resik dilakukan untuk memastikan roket Space Launch System siap menjalani uji pengisian bahan bakar krusial.

Proses hitung mundur dimulai sejak Sabtu malam dan direncanakan berlanjut hingga pembukaan jendela peluncuran simulasi pada Senin malam waktu setempat. Uji coba ini sempat tertunda dua hari akibat cuaca Arktik yang memengaruhi kawasan Space Coast.

Penundaan tersebut berdampak langsung pada jadwal misi Artemis II yang sebelumnya ditargetkan meluncur pada 6 Februari 2026. NASA kini menetapkan waktu peluncuran paling cepat pada malam 8 Februari 2026, bertepatan dengan perhelatan Super Bowl Sunday.

Empat astronot yang akan terlibat dalam misi ini saat ini menjalani karantina medis pra-penerbangan di Johnson Space Center, Houston. Mereka akan menuju Florida dalam beberapa hari ke depan apabila seluruh rangkaian uji berjalan sesuai rencana.

Pada uji pengisian bahan bakar, tim peluncuran akan memasukkan lebih dari 750.000 galon oksigen cair dan hidrogen cair bersuhu sangat rendah ke dalam roket. Langkah ini bertujuan memastikan sistem tangki dan pipa propelan berfungsi optimal tanpa kebocoran.

Uji coba tersebut mencakup simulasi lengkap proses peluncuran, mulai dari pengisian bahan bakar hingga pengosongan tangki. Tahapan ini penting untuk melatih prosedur pembatalan peluncuran apabila terjadi gangguan teknis atau cuaca.

Pengalaman pada penerbangan perdana roket SLS tahun 2022 menjadi pelajaran berharga bagi tim NASA. Sejumlah peningkatan teknis dan evaluasi sistem kini diyakini mampu meminimalkan potensi kendala selama uji coba berlangsung.

Berbeda dengan hitung mundur peluncuran sesungguhnya, latihan kali ini dilakukan tanpa kehadiran awak di dalam roket. Para insinyur akan fokus pada simulasi penanganan berbagai skenario darurat yang mungkin terjadi pada hari peluncuran.

NASA hanya memiliki lima peluang peluncuran sepanjang Februari karena dipengaruhi dinamika posisi Bumi dan Bulan. Dua peluang awal pada 6 dan 7 Februari 2026 sudah tidak dapat dimanfaatkan, terutama akibat penundaan uji pengisian bahan bakar.

Sisa jadwal peluncuran tersedia pada 8, 10, dan 11 Februari 2026 untuk misi Artemis II. Apabila hingga 11 Februari 2026 kembali mengalami penundaan, peluncuran akan dialihkan ke jendela berikutnya pada awal hingga pertengahan Maret 2026.

Rekomendasi Berita