Menjelang Idul Fitri, Harga Kopi Turun Dibanding Musim Panen Sebelumnya

  • 08 Mar 2026 15:26 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Awal musim panen kopi di Kabupaten Kaur tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Dengan demikian, menjelang Lebaran masyarakat sudah dapat menjual hasil panen untuk memenuhi kebutuhan menghadapi Hari Raya Idul Fitri.

Kondisi ini disambut baik oleh para petani kopi karena panen datang pada waktu yang tepat. Hasil penjualan kopi dapat membantu mereka mempersiapkan kebutuhan keluarga saat Lebaran.

Bira, salah seorang petani kopi dari perkebunan Muara Sahung, membenarkan bahwa menjelang Lebaran sudah ada hasil panen yang dapat dijual. Hal ini menurutnya sangat membantu petani dalam memenuhi kebutuhan hari raya.

“Alhamdulillah, dari awal puasa kemarin kopi sudah mulai panen, jadi hasil panen tahun ini sudah bisa dijual untuk keperluan belanja lebaran,” katanya usai menjual kopi di Pasar SP 3 Muara Sahung. Ia mengatakan hasil panen tersebut cukup membantu kebutuhan rumah tangga menyambut hari raya Idul Fitri.

Meskipun demikian, harga jual biji kopi tahun ini mengalami penurunan dibandingkan musim panen sebelumnya. Kondisi tersebut dirasakan oleh para petani, termasuk Bira, saat menjual hasil panennya.

“Tetap bersyukur meskipun harganya turun tahun ini. Saya jual kopi tadi harganya Rp51.000, jauh turun dibanding tahun kemarin yang sempat menyentuh Rp70.000,” tutur Bira.

Menurut Bira, suasana menjelang Lebaran membuat petani tetap menjual kopi berapapun harganya demi memenuhi kebutuhan hari raya. Berbeda dengan hari biasa, ketika petani masih bisa menahan hasil panen sambil menunggu harga kembali naik.

Rekomendasi Berita