Hari Kedua Kunker Raja Ampat,Bupati Biak dan Rombongan Kunjungi "Piaynemo"

  • 11 Mar 2026 06:08 WIB
  •  Biak

RRI CO ID, Biak - Bupati Biak Numfor Markus O Mansnembra,Ketua DPRK Biak Numfor Daniel Rumanasen dan pejabat eselon II di lingkup pemda Biak Numfor kunjungi objek wisata ikonik Piaynemo yang berada di Kepulauan Pam Distrik Waigeo Barat Kepulauan Kabupaten Raja Ampat,Selasa 10 Maret 2026.Melalui perjalanan dari tempat penginapan menggunakan speed dengan jarak tempuh kurang lebih dua jam,rombongan tiba di destinasi wisata yang ikonik itu. Setiba di Piaynemo rombongan turun dari speed dan terdapat sejumlah warga lokal para pedagang cinderamata dan buah kelapa segar yang akan menyapa tamu yang tiba. Selanjutnya melewati gapura tertulis "Welcome to Pyainemo,Paradise on Earth" dan rombongan mulai petualangan dengan menaiki 316 anak tangga menuju puncak.

Rasa lelah selama ratusan anak tangga tak lagi terasa, tergantikan oleh kekaguman pada panorama alam yang tersaji.

"Rasa lelah menaiki 316 anak tangga,terbayar sudah dengan indahnya pemandangan gugusan karang ikonik selama ini kita bisa lihat di uang kertas nominal Rp 100.000," ujar Kepala BPKAD Biak Numfor,Gunadi

Hal yang sama dikatakan Kepala BKPSDM Biak Numfor Biak Numfor Fera Dika Sroyer

"Rasa puas melihat langusng panorama indah yang ikonik dan telah mendunia di Raja Ampat ini,luar biasa,"ujar Fera Dika Sroyer

Selaku Kepala Seksi Mitra Usaha Wisata Masyarakat Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat,Zakarias Wader mengatakan perkembangan pariwisata di Raja Ampat.masih menggunakan regulasi lama dengan pengembangan-pengembangan namun terdapat aturan yang diterapkan di areal potensi wisata

"Aturan-aturan yang ditetapkan di obyek wisata Raja Ampat diantaranya larangan menangkap ikan hiu,parimanta dan penyu yang merupakan hewan yang dilindungi,"ujar Zakarias Wader

"Sementara dampak dari pariwisata oleh masyarakat,kita bisa melihat bahwa di sini tidak ada nelayan yang menangkap ikan ,tidak ada yang buang jaring apalgi bom karena masyarakat sadar bahwa mereka hidup dari pariwisata,"ucapnya

Zakarias Wader menambahkan penerapan aturan tersebut diharapkan dapat dilakukan pemda Biak Numfor untuk sektor pariwisata sehingga diperlukan sosialisasi secara masif

"Dinas Pariwisata harus secara masif melakukan sosialisasi khususnya masyarakat di wilayah pesisir kepulauan Padaido Aimando atas dan bawah,juga perlunya pendekatan serta adanya pelatihan-pelatihan sehingga masyarakat memiliki kesadaran pentingnya menjaga dan mendukung sektor pariwisata,"ujar Zakarias Wader

Sebelumnya,Bupati Biak Numfor Markus O Mansnembra mengatakan kunjungan kerja ke Sorong dan Raja Ampat untuk belajar bagiamana pengelolaan peristiwa yang berdampak luar biasa bagi masyarakat dan mendunia.

Tercatat hingga saat ini kunjungan wisata di Raja Ampat.sekain wisatawan mancanegara (wisman) dari Eropa,Asia juga wisatawan domestik dari Jakarta,Manado dan daerah lainnya

Rekomendasi Berita