Panjat Tebing Jadi Syarat Kelulusan Sekolah di Taiwan

  • 20 Feb 2026 06:15 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Aksi pendakian solo bebas Alex Honnold di menara Taipei 101 baru-baru ini kembali memicu perhatian publik Taiwan terhadap olahraga panjat ekstrem. Namun di Kabupaten Changhua, keterampilan memanjat bukan sekadar hobi atau tontonan, melainkan syarat kelulusan sekolah. SMP Ershui di Changhua mewajibkan seluruh siswanya menaklukkan dinding panjat setinggi 15 meter sebelum ijazah mereka ditandatangani. Dinding tersebut, yang diklaim sebagai yang tertinggi di lingkungan sekolah di Taiwan, berdiri menjulang di area kampus dan digunakan secara aktif dalam kegiatan belajar. Mengutip laman liputan.com.

Setiap pekan, para siswa mengikuti enam sesi pelajaran panjat tebing sebagai bagian dari kurikulum. Mereka tidak hanya diajarkan teknik dasar, tetapi juga diwajibkan mencapai puncak dinding setinggi setara bangunan lima lantai untuk memenuhi syarat kelulusan, dikutip dari laman Oddity Central, Rabu (11/2/2026). Kebijakan tersebut telah diterapkan selama bertahun-tahun dan menjadi ciri khas sekolah itu. Pihak sekolah menyatakan, selain melatih kekuatan fisik, program tersebut dirancang untuk membangun konsentrasi, keseimbangan, koordinasi, serta ketahanan mental para siswa.

Bagi sebagian orang dewasa, dinding setinggi 15 meter itu tampak mengintimidasi. Namun bagi para siswa SMP Ershui, tantangan tersebut telah menjadi bagian dari keseharian. Banyak di antara mereka mengaku menikmati olahraga tersebut, bahkan ada yang melanjutkan latihan bersama orang tua mereka di luar jam sekolah. Program unik ini menempatkan SMP Ershui sebagai salah satu sekolah dengan pendekatan pendidikan jasmani paling tidak biasa di Taiwan, sekaligus mencerminkan upaya mendorong keberanian dan disiplin melalui aktivitas fisik yang menantang.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita