Nyepi dan Takbiran, Bengkulu Jaga Toleransi

  • 13 Mar 2026 22:06 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada tahun 2026 memiliki situasi yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini karena momentum Hari Raya Nyepi juga berlangsung berdekatan dengan malam takbiran yang menyambut Idul Fitri, tepatnya pada hari Kamis, 19 Maret 2026.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Bengkulu, I Wayan Dharmayana, mengatakan kedua perayaan keagamaan tersebut tetap dapat dilaksanakan dengan baik selama masyarakat menjaga sikap saling menghormati. Menurutnya, perbedaan momentum ibadah justru menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai toleransi antarumat beragama di tengah masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa perayaan Nyepi yang berlangsung berdekatan dengan malam takbiran tidak akan saling mengganggu satu sama lain. Umat Hindu yang menjalankan Nyepi diimbau untuk tetap fokus menjalankan ibadah di rumah serta menjalin komunikasi dengan tetangga maupun pengurus RT dan RW setempat.

Selain itu, pelaksanaan Nyepi juga akan didukung oleh aparat keamanan setempat untuk menjaga situasi tetap kondusif. Pengamanan tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi umat Hindu yang sedang menjalankan ibadah Nyepi.

I Wayan Dharmayana juga berpesan agar setiap umat beragama dapat menjalankan ibadahnya dengan sebaik mungkin sesuai dengan keyakinan masing-masing. Ia menekankan bahwa sikap saling menghargai dan menjaga toleransi merupakan kunci penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis.

Rekomendasi Berita