Kota Bengkulu Targetkan Investasi Rp2 Triliun
- 21 Mar 2025 21:50 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Pemerintah Kota Bengkulu menargetkan nilai investasi di Kota Bengkulu mencapai Rp2 triliun pada tahun 2025. Target ini diharapkan dapat tercapai melalui sejumlah proyek strategis, termasuk pembangunan tiga hotel baru dan revitalisasi Pelindo yang rencananya dimulai pada April 2025.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bengkulu, Irsan Setiawan, menyatakan optimisme bahwa target tersebut dapat terpenuhi.
"Kami yakin target ini bisa dicapai karena ada beberapa proyek besar yang sedang berjalan dan akan segera dimulai. Selain itu, potensi investasi di Kota Bengkulu terus meningkat," ujar Irsan di Bengkulu, Jumat (20/3).
Irsan menjelaskan pembangunan tiga hotel dan revitalisasi Pelindo menjadi faktor pendorong utama dalam mencapai target investasi. "Proyek-proyek ini tidak hanya menarik minat investor, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru," tambahnya.
Meskipun optimis dengan target 2025, realisasi investasi di Kota Bengkulu pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp1,04 triliun, atau sekitar 29,7% dari target yang ditetapkan sebesar Rp3,5 triliun.
"Tahun 2024 memang diwarnai oleh pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada), yang membuat beberapa investor mengambil sikap menunggu. Namun, kami tetap berhasil mencapai realisasi investasi sebesar Rp1,04 triliun," jelas Irsan.
Ia menambahkan meski target tidak tercapai, minat investor untuk menanamkan modal di Kota Bengkulu tetap tinggi. "Banyak investor yang masih melihat potensi besar di Kota Bengkulu, terutama di sektor pariwisata, perdagangan, dan infrastruktur," ujarnya.
Realisasi investasi tahun 2024 terdiri dari sektor Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar 70,06% atau Rp730,17 miliar, dan sektor Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar 29,94% atau Rp311,97 miliar.
Irsan menekankan peningkatan investasi tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk terus memfasilitasi investor dengan memberikan kemudahan perizinan dan insentif yang menarik. Dengan demikian, target investasi Rp2 triliun pada tahun 2025 dapat tercapai, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Bengkulu," pungkas Irsan.