BP Batam Percepat Penanganan 18 “Stress Area” Distribusi Air

  • 13 Mar 2026 11:27 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Penanganan terhadap 18 wilayah di Kota Batam yang masuk kategori "stress area" distribusi air bersih terus dipercepat oleh BP Batam. Kawasan tersebut merupakan daerah yang hingga kini belum mendapatkan aliran air secara optimal selama 24 jam.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan pihaknya telah memetakan sejumlah wilayah yang mengalami kendala distribusi air dan kini tengah menyiapkan langkah penanganan secara bertahap.

“Wilayah yang kami kategorikan stress area adalah daerah yang distribusi airnya belum stabil selama 24 jam. Saat ini sedang kami tangani melalui beberapa langkah teknis,” ujarnya dalam dialog Batam Menyapa di Radio Republik Indonesia Batam, Kamis, 12 Maret 2026.

Beberapa kawasan yang masuk dalam kategori tersebut antara lain Tanjung Sengkuang, Batu Merah, Tanjung Uma, Tiban Lama, Puri Gracia, hingga Seilekop. Di wilayah-wilayah ini masyarakat masih mengalami gangguan aliran air, terutama pada jam-jam tertentu.

Menurut Tuty, kendala distribusi dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari jaringan pipa yang belum menjangkau seluruh wilayah, tekanan air yang rendah, hingga kondisi topografi Batam yang memiliki perbedaan elevasi cukup tinggi.

Sebagai langkah penanganan sementara, BP Batam saat ini masih melakukan distribusi air menggunakan truk tangki dan tangki modifikasi ke sejumlah kawasan yang kekurangan pasokan air bersih.

Di sisi lain, BP Batam juga melakukan interkoneksi jaringan pipa di beberapa titik agar suplai air dapat dialihkan dari jalur distribusi lain yang memiliki kapasitas lebih besar.

Untuk solusi jangka panjang, BP Batam menyiapkan pembangunan jaringan pipa baru yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada Maret 2026. Proyek tersebut ditargetkan selesai sekitar Agustus hingga September 2026.

Pembangunan jaringan baru itu diharapkan mampu memperbaiki distribusi air terutama di wilayah Bengkong, Tanjung Sengkuang, dan Batu Merah, yang selama ini menjadi kawasan dengan tingkat gangguan distribusi cukup tinggi.

BP Batam juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak sambil menunggu penyelesaian proyek tersebut, sehingga kebutuhan air bersih masyarakat Batam tetap dapat terpenuhi.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita