Kasum TNI Buka Rakor Komlek TNI Tahun 2026
- 12 Mar 2026 21:52 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Tentara Nasional Indonesia melalui Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Richard Tampubolon, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Komunikasi dan Elektronika (Rakor Komlek) TNI Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Pembukaan Rakor Komlek TNI ini turut didampingi oleh Askomlek Panglima TNI, Basuki Rochmat. Kegiatan tersebut mengusung tema “Skomlek TNI Siap Mewujudkan TNI yang Prima Menuju Indonesia Maju dan Berdaulat.”
Dalam sambutannya, Kasum TNI menegaskan bahwa komunikasi dan elektronika (Komlek) memiliki peran yang sangat vital dalam menjamin kelancaran komunikasi militer yang cepat, aman, dan terintegrasi guna mendukung sistem komando dan pengendalian dalam setiap operasi militer. Ia menilai perkembangan teknologi Komlek menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan operasi militer modern.
Menurutnya, penguasaan spektrum elektromagnetik dapat menciptakan dominasi informasi sekaligus meningkatkan efektivitas komando dan kendali di medan operasi. Oleh karena itu, sistem komunikasi yang kuat dan terintegrasi menjadi kebutuhan penting bagi TNI dalam menghadapi dinamika keamanan yang terus berkembang.
Lebih lanjut, Kasum TNI menekankan bahwa Komlek TNI harus terus meningkatkan kemampuan personel serta memperkuat sistem komunikasi dan elektronika yang modern dan adaptif. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan formal maupun nonformal serta penguasaan teknologi mutakhir menjadi kunci dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.
Selain itu, kesiapan Komlek juga harus mampu mendukung setiap operasi TNI di berbagai wilayah, termasuk daerah yang memiliki keterbatasan jaringan komunikasi. Pembangunan infrastruktur komunikasi, penguatan sistem jaringan terpusat, serta interoperabilitas antar matra menjadi langkah strategis untuk memastikan kelancaran operasi serta menjaga keunggulan informasi di medan tugas.
Rakor Komlek TNI Tahun Anggaran 2026 kemudian ditutup secara resmi oleh Askomlek Panglima TNI. Forum ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menyelaraskan langkah dalam menghadapi perkembangan teknologi komunikasi dan peperangan modern yang semakin kompleks.