Komuter Malaysia Harap Tarif RTS Singapura Lebih Murah

  • 12 Mar 2026 22:13 WIB
  •  Batam

RRI.CO.ID, Batam - Rencana pengoperasian jalur kereta lintas batas Johor Bahru–Singapore RTS Link disambut antusias oleh para komuter di Malaysia yang setiap hari bekerja di Singapore. Namun, sebagian pekerja berharap harga tiket layanan tersebut dapat lebih terjangkau dibandingkan tarif yang diusulkan pemerintah. Sistem transportasi ini diharapkan menjadi solusi utama untuk mengurangi kepadatan di jalur perbatasan kedua negara.

Kementerian Transportasi Malaysia sebelumnya mengusulkan tarif perjalanan antara RM15,50 hingga RM21,70 untuk sekali perjalanan. Tarif tersebut dinilai cukup tinggi bagi sebagian pekerja yang harus menyeberang perbatasan setiap hari. Banyak komuter menilai biaya transportasi harian perlu disesuaikan dengan kondisi ekonomi pekerja lintas negara yang bergantung pada sistem transportasi publik.

Jalur RTS sepanjang sekitar empat kilometer ini akan menghubungkan kawasan Bukit Chagar di Johor Bahru dengan Woodlands North di Singapura. Layanan kereta tersebut diperkirakan hanya memerlukan waktu sekitar lima hingga enam menit untuk menempuh perjalanan antarnegara, jauh lebih cepat dibandingkan perjalanan menggunakan bus yang bisa memakan waktu hingga satu jam saat lalu lintas padat di Johor–Singapore Causeway.

Sebagai alternatif untuk membantu komuter harian, sejumlah pihak juga mengusulkan paket langganan bulanan yang lebih ekonomis. Salah satu usulan yang muncul adalah tiket bulanan sekitar RM300 bagi pekerja yang rutin bepergian antara Johor dan Singapura. Skema tersebut dinilai dapat membantu mengurangi beban biaya transportasi bagi ribuan pekerja yang setiap hari melintasi perbatasan.

Proyek RTS Link ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2026 dengan kapasitas awal sekitar 40.000 penumpang per hari. Dalam jangka panjang, jumlah penumpang diperkirakan dapat meningkat hingga sekitar 140.000 orang per hari. Sistem transportasi ini juga diproyeksikan mampu mengalihkan sekitar 30 hingga 40 persen lalu lintas di Causeway, sehingga dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan efisiensi mobilitas antara Malaysia dan Singapura.

Rekomendasi Berita