TNI AU Kirim Tim Ikuti Turnamen Drone Racing
- 12 Mar 2026 21:49 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mengirimkan tim drone racing terbaik untuk mengikuti ajang Military International Drone Racing Tournament 2026 (MIDRT26) yang digelar di Sydney, Australia pada 11–14 Maret 2026. Kejuaraan internasional ini menjadi salah satu kompetisi militer bergengsi yang mempertemukan para atlet drone dari berbagai negara.
Dalam turnamen tersebut, sekitar 76 atlet militer dari sembilan negara ambil bagian, yakni Australia, Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Indonesia, Singapura, Filipina, Turki, dan Bangladesh. Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga teknologi, tetapi juga wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan teknologi drone di lingkungan militer.
Tim Drone Racing TNI AU dipimpin oleh Palito Sitorus selaku Ketua Tim yang juga menjabat sebagai Aster Kasau. Sementara posisi Wakil Ketua Tim diemban oleh Tjahja Elang Migdiawan selaku Kapusterau.
Adapun susunan tim diperkuat oleh dua official, yakni Letkol Pom Tamrin dan Letkol Tum Qusoiry. Sementara empat atlet yang akan berlaga adalah Mayor Lek Imanuel Silitonga, Kapten Lek Wahid Abdul M., Kapten Tek Cecep Mudakir A., serta Praka Amri Tanjung. Para atlet ini merupakan prajurit TNI AU yang telah memiliki pengalaman dan kemampuan dalam pengoperasian drone berkecepatan tinggi.
Drone racing sendiri merupakan salah satu cabang teknologi yang semakin berkembang di lingkungan militer modern. Selain menjadi ajang kompetisi, teknologi drone juga memiliki peran penting dalam misi pengintaian, pemantauan wilayah, hingga dukungan operasi militer berbasis teknologi tanpa awak.
Melalui keikutsertaan dalam MIDRT26, TNI AU diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus menunjukkan kemampuan Indonesia di forum militer internasional. Partisipasi ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat penguasaan teknologi kedirgantaraan modern yang semakin penting dalam dinamika pertahanan global saat ini.