Pemutakhiran Data Sosial Diperkuat untuk Bansos Tepat Sasaran

  • 13 Mar 2026 06:39 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Pemerintah terus memperkuat pemutakhiran data sosial masyarakat guna memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Sosialisasi pemutakhiran data sosial digelar di Kabupaten Serang dan melibatkan berbagai unsur pemerintah hingga tingkat desa.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam dialog kolaborasi program prioritas presiden di Pesantren BAI Mahdi Sholeh, Kamis, 12 Maret 2026. Dialog ini juga menjadi ruang koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Kegiatan tersebut diikuti oleh kepala desa, RT, RW, serta operator desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Serang.

Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pembaruan data sosial secara berkala. Pemerintah menilai peran perangkat desa sangat penting karena mereka yang paling mengetahui kondisi masyarakat. Dengan keterlibatan mereka, proses pendataan diharapkan lebih akurat.

Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, mengatakan pemutakhiran data merupakan langkah penting dalam memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Ia menegaskan data yang akurat akan membantu pemerintah menyalurkan program bantuan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Selain itu, data yang baik juga menjadi dasar perumusan berbagai kebijakan sosial. Oleh karena itu, proses pemutakhiran data perlu dilakukan secara berkelanjutan. “Tugas kami di dalam Inpres itu sama, melakukan pemutakhiran data lalu memanfaatkan data itu guna penyaluran bantuan-bantuan sosial.” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah pusat hingga daerah harus bekerja bersama dalam menjaga kualitas data sosial. Koordinasi yang baik antara kementerian, pemerintah daerah, dan perangkat desa dinilai sangat penting. Hal ini karena data sosial menjadi dasar dalam berbagai program bantuan pemerintah. Dengan kerja sama yang kuat, penyaluran bantuan diharapkan lebih tepat sasaran.

Ia juga menilai kepala desa, RT, RW, dan operator desa merupakan pihak yang sangat strategis dalam proses pemutakhiran data. Mereka memiliki akses langsung terhadap kondisi masyarakat di lingkungan masing-masing. Peran tersebut membuat proses verifikasi data bisa dilakukan lebih cepat dan akurat. Pemerintah pun mendorong mereka aktif melakukan pembaruan data.

Pemutakhiran data sosial ini berkaitan dengan penguatan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN. Basis data tersebut menjadi rujukan pemerintah dalam menyalurkan berbagai program bantuan sosial. Dengan sistem data yang lebih baik, potensi kesalahan sasaran bantuan diharapkan dapat diminimalkan. Pemerintah juga terus melakukan evaluasi terhadap kualitas data yang ada.

Selain itu, pemutakhiran data juga mendukung upaya pembangunan sumber daya manusia menuju kemandirian ekonomi. Program bantuan sosial tidak hanya ditujukan untuk membantu masyarakat dalam jangka pendek. Pemerintah juga mendorong agar bantuan tersebut dapat menjadi jalan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan. Oleh karena itu, data yang akurat menjadi kunci penting.

Melalui dialog kolaborasi ini, pemerintah berharap semua pihak dapat memahami pentingnya pemutakhiran data sosial. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, hingga perangkat desa sangat dibutuhkan. Dengan kerja sama tersebut, program bantuan sosial dapat berjalan lebih efektif. Masyarakat yang membutuhkan pun dapat menerima bantuan secara tepat.

Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan sosial kepada masyarakat. Pemutakhiran data diharapkan terus dilakukan secara berkala. Dengan demikian, data sosial masyarakat akan selalu relevan dengan kondisi di lapangan. Hal ini menjadi dasar penting bagi kebijakan pemerintah ke depan.

Rekomendasi Berita