Kepadatan Lalu Lintas Terjadi di Exit Tol Cilegon Timur
- 12 Mar 2026 16:36 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Menjelang masa pembatasan operasional truk angkutan barang pada periode angkutan Lebaran, simpang exit Tol Cilegon Timur terpantau mengalami kepadatan arus lalu lintas. Kepadatan tersebut terjadi pada Rabu malam, 11 Maret 2026. Kondisi ini terlihat dari antrean kendaraan yang cukup panjang di sekitar persimpangan. Situasi tersebut menjadi perhatian petugas yang berjaga di lokasi.
Kepadatan arus lalu lintas dipicu oleh pergerakan sejumlah truk logistik yang hendak menuju pelabuhan penyeberangan. Sebagian sopir memilih memutar balik di simpang exit Tol Cilegon Timur. Mereka kembali masuk ke ruas tol menuju arah Pelabuhan Merak. Hal ini menyebabkan arus kendaraan di sekitar lokasi menjadi tersendat.
Sebelumnya, kendaraan truk logistik diarahkan menuju Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bojonegara. Pengalihan ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan menuju Pelabuhan Merak. Namun, sejumlah sopir memilih kembali ke jalur tol. Kondisi ini membuat volume kendaraan meningkat di simpang exit tol tersebut.
Antrean kendaraan pun sempat mengular di sekitar kawasan simpang Tol Cilegon Timur. Kendaraan yang melintas harus bergerak secara perlahan. Petugas kepolisian dan instansi terkait terlihat melakukan pengaturan lalu lintas. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi. Terutama menjelang pemberlakuan Surat Keputusan Bersama atau SKB tentang pembatasan operasional truk. Ia memastikan personel kepolisian akan disiagakan di sejumlah titik pengamanan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
Menurut Hengki, salah satu titik pengamanan yang menjadi perhatian adalah simpang Tol Cilegon Timur. Lokasi ini merupakan jalur perlintasan menuju Tol Merak. Karena itu, petugas akan melakukan penyekatan terhadap kendaraan truk. Langkah tersebut dilakukan agar arus kendaraan tetap terkendali. “Pada saat pemberlakuan SKB pembatasan operasional truk, kami akan menyiagakan personel di sejumlah pos pengamanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyekatan akan dilakukan pada jalur menuju Tol Merak. Tujuannya agar kendaraan truk logistik tidak menuju Pelabuhan Merak. Truk akan diarahkan ke pelabuhan alternatif.
Petugas akan mengarahkan kendaraan logistik menuju Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan BBJ Bojonegara. Kedua pelabuhan tersebut disiapkan sebagai jalur penyeberangan khusus kendaraan logistik. Dengan pengalihan tersebut, diharapkan arus kendaraan pemudik tetap lancar. Terutama bagi masyarakat yang akan menuju Pelabuhan Merak.
Penerapan kebijakan ini merupakan bagian dari pengaturan arus mudik Lebaran. Pemerintah bersama aparat kepolisian berupaya meminimalkan potensi kemacetan. Terlebih di jalur menuju pelabuhan penyeberangan. Karena wilayah tersebut menjadi titik pergerakan kendaraan yang cukup padat.
Dengan pengaturan lalu lintas serta pengalihan jalur kendaraan logistik, diharapkan arus mudik dapat berjalan lancar. Petugas juga terus memantau situasi di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat. Khususnya bagi pemudik yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Merak.