Gubernur Kalsel Muhidin Terima Penghargaan Menteri PPN/Bappenas RI

  • 03 Des 2025 15:46 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin menghadiri dan menerima langsung piagam apresiasi serta trofi penghargaan atas keberhasilan Geopark Meratus meraih Status UNESCO Global Geopark (UGGp). Acara ini berlangsung dalam Indonesia’s Geopark Leader Forum di Ruang Rapat Kementerian PPN/Bappenas RI di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Penyerahan penghargaan diberikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy. Ia merupakan Sekretaris Dewan Pengarah Komite Nasional Geopark Indonesia dan penyerahan turut didampingi Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian.

Gubernur Kalsel, H. Muhidin juga menunjukkan komitmennya untuk terus mengembangkan Geopark Meratus di Kalimantan Selatan. Hal itu ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama di hadapan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Mendagri, dan Direktur Kantor Regional Multisektoral UNESCO Jakarta, Maki Katsuno-Hayashikawa.

Usai acara bertajuk "Building Knowledge for Indonesia’s Geopark Development" tersebut, Gubernur Kalsel mengaku bersyukur atas keberhasilan Kalimantan Selatan dalam mengembangkan Geopark Meratus. Ia menegaskan bahwa status UGGp telah membawa Geopark Meratus masuk dalam kancah internasional.

"Kita sebagai Pemerintah Provinsi tentu mendukung pengembangan Geopark Meratus sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan. Kami akan lebih memperhatikan dan melakukan pengembangan seluruh situs yang masuk dalam Geopark Meratus ini, agar dapat terus berkembang," ucap Gubernur H. Muhidin, didampingi Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalsel, Isharwanto, dan Ketua Badan Pengelola Geopark Meratus (BPGM), Fajar Desira.

Dalam Deklarasi Komitmen Bersama, Gubernur Kalsel memastikan pihaknya akan menyinergikan kebijakan pengembangan geopark ke dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah. Ia juga menegaskan bahwa komitmen ini menjadi pondasi penting untuk menjaga keberlanjutan geopark.

Selain itu, Pemprov Kalsel siap melindungi dan melestarikan warisan geologi, keanekaragaman hayati, dan keragaman budaya melalui penguatan kebijakan dan tata kelola. Pemerintah juga mendorong peningkatan kapasitas serta pelibatan aktif para pemangku kepentingan.

Pemprov Kalsel turut mendukung peningkatan edukasi, pengembangan riset, dan teknologi dalam pengelolaan geopark yang berkelanjutan. Dukungan ini diharapkan memperkuat kualitas tata kelola Geopark Meratus ke depan.

Tak kalah pentingnya, Pemprov Kalsel akan mendorong pemanfaatan Geopark Meratus sebagai penggerak ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah juga akan menguatkan kemitraan lintas sektor untuk memastikan sinergi pendanaan dan pelaksanaan pengembangan geopark.

Acara tersebut dihadiri sejumlah Kementerian/Lembaga, Dewan Pakar Komite Nasional Geopark Indonesia, para kepala daerah di wilayah geopark, badan pengelola geopark, BUMN, NGO, dan sejumlah lembaga lainnya. Dalam rangkaian kegiatan, turut diserahkan apresiasi Rahayuning Bhumi Award sebagai ajang edukasi dan promosi untuk menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap geopark.

Dalam kesempatan itu juga digelar Pameran Foto Geopark Indonesia, termasuk dari Geopark Meratus. Pameran ini menampilkan kekayaan geologi dan potensi wisata dari berbagai geopark di tanah air.

Seperti diketahui, Geopark Meratus di Kalimantan Selatan memiliki luas wilayah sekitar 3.645,01 km². Wilayah ini mencakup enam kabupaten/kota, yaitu Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Tapin, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Banjar.

Geopark Meratus resmi masuk dalam daftar UNESCO Global Geoparks (UGGp) setelah ditetapkan dalam Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-221 di Paris pada April 2025 lalu. Pengakuan ini menjadikan Geopark Meratus sebagai geopark pertama di Kalimantan.

Rekomendasi Berita