TNI dan Warga Gelar Kamis Bersih di Bojongloa Kidul Bandung

  • 12 Mar 2026 16:26 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kodim 0618/Kota Bandung melaksanakan kegiatan kerja bakti lingkungan melalui program Kamis Bersih dari Sampah (KEKASIH) di wilayah Kecamatan Bojongloa Kidul, tepatnya di Kelurahan Situsaeur, Kota Bandung, Kamis 12 Maret 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung Gerakan Indonesia Asri sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel di pintu masuk Terminal Leuwi Panjang yang dipimpin langsung oleh Danramil 1813/Bojongloa Kidul, Kapt Arm. Heru Sulistiono.

Heru menegaskan bahwa Kota Bandung dikenal sebagai kota wisata dan kuliner yang banyak dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah. Keberadaan terminal antar kota di wilayah Bojongloa Kidul juga menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu pintu masuk penting bagi pengunjung. “Dengan banyaknya kunjungan warga ke Kota Bandung, kita harus menjaga kebersihan lingkungan agar kota ini dikenal sebagai kota yang bersih dan nyaman,” ujarnya di hadapan para peserta kegiatan.

Ia juga mengajak seluruh peserta melaksanakan kerja bakti dengan penuh keikhlasan, terlebih kegiatan tersebut dilaksanakan di bulan Ramadan. “Laksanakan kegiatan ini dengan maksimal. Semoga menjadi ladang pahala bagi kita semua,” tambahnya.

Sekitar 77 personel terlibat dalam kegiatan tersebut yang dipimpin langsung oleh Danramil 1813/Bojongloa Kidul. Rinciannya terdiri dari 42 prajurit TNI dari perwakilan setiap koramil di wilayah Kodim 0618/Kota Bandung serta 35 orang anggota Gober dan masyarakat sekitar.

Para peserta dilengkapi berbagai perlengkapan kebersihan, di antaranya masker, sarung tangan, plastik sampah, sapu, cangkul, hingga sekop. Selain itu, dua unit kendaraan roda tiga juga disiagakan untuk mengangkut sampah hasil pembersihan.

Adapun area yang menjadi sasaran pembersihan meliputi jalur dari pintu masuk Terminal Leuwi Panjang hingga kawasan Pasar Leuwi Panjang dengan fokus pada penanganan tumpukan sampah di sepanjang jalur tersebut. “Tujuan kami mengajak masyarakat agar ikut berpartisipasi. Kalau kebersihan hanya mengandalkan aparat, tentu tidak akan cukup,” katanya.

Lurah Situsaeur, Deni Setiabudi, mengapresiasi pelaksanaan program Kamis Bersih tersebut karena dinilai sangat membantu meningkatkan kebersihan lingkungan di wilayahnya. Menurutnya, pihak kelurahan juga telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengatasi persoalan sampah, salah satunya dengan membentuk kelompok Dasa Wisma serta pengembangan bank sampah guna mendorong masyarakat memilah sampah dari rumah.

Apresiasi juga datang dari Kepala Pasar Leuwi Panjang, Dede Hidayat. Ia menilai program tersebut sangat membantu menjaga kebersihan lingkungan pasar yang selama ini menjadi salah satu titik produksi sampah cukup tinggi.

“Kami sangat mengapresiasi program ini. Mudah-mudahan ke depan masyarakat semakin sadar untuk memilah dan mengolah sampah dari rumah, sehingga yang dibuang hanya residunya saja,” ujarnya.

Rekomendasi Berita