Pemkot Bandung Siagakan Puluhan Petugas di TPU saat Lebaran
- 11 Mar 2026 18:59 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang (Ciptabintar) kota Bandung menyiagakan puluhan petugas di sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) pada hari pertama dan kedua Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kegiatan ziarah masyarakat berjalan tertib, aman, dan lancar.
Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Kota Bandung, Rulli Subhanudin mengatakan, petugas akan ditempatkan di beberapa titik pemakaman yang diperkirakan ramai dikunjungi peziarah saat Lebaran.
“Iya, puluhan petugas akan disiagakan. Kami juga berharap masyarakat Kota Bandung yang ingin berziarah sebaiknya menggunakan kendaraan roda dua saja. Hal ini karena fasilitas parkir dan akses jalan cukup terbatas jika menggunakan kendaraan roda empat,” ujar Rulli, Rabu 11 Maret 2026.
Menurutnya, jumlah petugas yang berjaga akan disesuaikan dengan kondisi dan luas area pemakaman. Salah satu lokasi yang mendapat perhatian khusus adalah TPU Rancacili yang setiap tahun dipadati peziarah saat Lebaran.
“Petugas pemakaman akan standby menyesuaikan lokasi. Misalnya di TPU Rancacili bisa sekitar 20 orang yang berjaga untuk membantu pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Selain menyiagakan petugas internal dari Ciptabintar, Pemerintah Kota Bandung juga melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait guna mendukung kelancaran kegiatan ziarah. Di antaranya dengan Dinas Perhubungan Kota Bandung serta aparat kewilayahan setempat.
Rulli menambahkan, pihaknya juga akan melakukan pemantauan langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh pelayanan berjalan optimal selama masa Lebaran.
“Kami berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan aparat kewilayahan. Termasuk saya sendiri, pada Hari Raya Idulfitri hari pertama akan turun langsung ke lapangan bersama jajaran untuk melakukan monitoring,” jelasnya.
Pengawasan tersebut difokuskan pada dua hari pertama Lebaran yang biasanya menjadi puncak kunjungan masyarakat ke makam keluarga. Selain memastikan kebersihan dan pelayanan pemakaman, perhatian juga diberikan pada pengaturan lalu lintas di sekitar area TPU.
Menurut Rulli, peran Dinas Perhubungan menjadi salah satu aspek krusial dalam pengamanan kegiatan ziarah Lebaran. Hal ini karena lonjakan kendaraan di sekitar pemakaman berpotensi menimbulkan kemacetan jika tidak diatur dengan baik.
“Yang paling krusial biasanya dari Dishub karena mereka yang mengatur arus lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Untuk jumlah pastinya saya belum mendapat konfirmasi karena masih menunggu hasil rapat koordinasi,” tandasnya.