Wali Kota Bandung Respons Keluhan Warga Terkait Proyek Galian
- 03 Mar 2026 19:46 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, merespons keluhan warga terkait proyek galian Infrastruktur Pasif Terpadu (IPT) dengan membatasi sementara aktivitas pembangunan hingga 5 Maret 2026. Kebijakan ini diambil untuk menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Farhan menegaskan, pembatasan tersebut bukan berarti menghentikan seluruh pekerjaan secara permanen, melainkan memberi waktu kepada pelaksana proyek untuk memastikan seluruh titik galian yang sudah dibuka dirapikan dengan baik. Ia meminta tidak ada satu pun lubang terbuka atau bekas galian yang dibiarkan tanpa penanganan karena berpotensi membahayakan pengguna jalan, baik pengendara maupun pejalan kaki.
“Kita batasi sementara sampai 5 Maret. Tapi dengan catatan, semua titik yang sudah digali harus dirapikan. Tidak boleh ada yang dibiarkan terbuka dan membahayakan warga,” ujar Farhan, Selasa 3 Maret 2026.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Pemerintah Kota Bandung dalam menjaga keselamatan publik, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran. Aktivitas belanja, persiapan mudik, hingga kunjungan silaturahmi dipastikan akan membuat lalu lintas di berbagai ruas jalan Kota Bandung semakin padat.
“Kenyamanan dan keamanan warga itu prioritas. Menjelang Idulfitri mobilitas meningkat, jadi jalan harus dalam kondisi baik,” katanya.
Farhan juga menekankan pentingnya percepatan penyelesaian pekerjaan dalam beberapa hari ke depan. Ia meminta seluruh pihak terkait bekerja ekstra agar proses perapian dan penutupan kembali bekas galian bisa segera tuntas sebelum arus mudik dan perayaan Idulfitri berlangsung.
Sementara itu, PT Bandung Infra Investastama (BII) sebagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek IPT tengah melakukan percepatan pekerjaan di sejumlah ruas jalan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan proyek yang sudah berjalan tidak mengganggu arus kendaraan saat momentum mudik dan silaturahmi Idulfitri.
“Sekarang kita percepat di ruas-ruas jalan yang tengah ada pekerjaan galian. Targetnya sebelum Lebaran sudah rapi, sudah aman dilalui,” tandasnya.