Zainul Jawab Keraguan Masyarakat yang Meragukan Program MBG
- 11 Mar 2026 18:01 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Sukabumi - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman publik mengenai tujuan dan pelaksanaan program tersebut. Kegiatan sosialisasi yang melibatkan berbagai unsur masyarakat ini menjadi ruang dialog antara pemerintah, pemangku kepentingan, serta warga untuk membahas manfaat dan mekanisme program MBG di lapangan.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, menegaskan bahwa program MBG merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendorong kesadaran bersama akan pentingnya pemenuhan gizi yang baik.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi seperti ini penting dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai program tersebut, sekaligus memahami bagaimana mekanisme pelaksanaannya di daerah.
“Pada kesempatan ini saya sengaja datang lebih awal untuk mencoba menjawab beberapa persoalan yang mungkin sering Bapak dan Ibu temukan di lapangan, khususnya terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis,” ujar Zainul Munasichin saat sosialisasikan program MBG di Kecamatan Citantayan, Rabu 11 Maret 2026.
Ia juga menanggapi berbagai kritik yang muncul di tengah masyarakat terkait pelaksanaan program MBG. Menurutnya, kritik merupakan bagian dari proses pengawasan publik yang justru dibutuhkan untuk memastikan program berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
“Bagi kami di Komisi IX DPR RI, kritik dari masyarakat merupakan hal yang wajar dan tidak menjadi masalah. Kritik tersebut justru merupakan bagian dari hak masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap program pemerintah,” jelasnya.
Zainul menekankan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk menyampaikan masukan maupun laporan terkait pelaksanaan program MBG. Namun, ia mengingatkan agar setiap laporan yang disampaikan dilengkapi dengan informasi yang jelas sehingga dapat ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
“Tidak ada larangan bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, selama kritik tersebut disampaikan secara objektif, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga tidak perlu khawatir ketika menyampaikan laporan terkait pelaksanaan program MBG,” ungkapnya.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memahami manfaat program MBG, tetapi juga turut berperan aktif dalam menjaga kualitas pelaksanaannya. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga legislatif, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar program ini dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.