HPN 2026 Bahas Peran AI dalam Kerja Pers

  • 09 Feb 2026 22:32 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke 80 tahun 2026 disinggung juga terkait penggunaan Artificial Intelegensi (AI) atau kecerdasan buatan dalam membantu kerja seorang Jurnalis. 

“Karena kehadiran AI tidak bisa dihindari oleh pekerja Pers. Tetapi penggunaan AI oleh jurnalis harus sejalan tugas wartawan,” kata Hilarius F. Jahang Ketua PWI NTT, dalam Program Obrolan Komunitas RRI Atambua, Senin 9 Februari 2026.

Lanjutnya kehadiran AI seharusnya tidak memanjakan daya analisa seorang jurnalis, atau bahkan menghambat kerja wartawan. Tetapi kecerdasan buatan cukup sebagai sarana pendukung.

“AI harus diletakkan di dalam upaya untuk mendorong dan meningkatkan tambahan pengetahuan bahkan kinerja daripada teman-teman wartawan,” ujar Fery karib disapa.

Menurutnya AI bagi wartawan, bukan musuh atau saingan malah sebagai sahabat pelengkap. Sebab dalam penyajian sebuah berita, AI tidak dapat memberikan sentuhan rasa atau empati sebagaimana seorang jurnalis.

“Namanya bersahabat dengan teknologi, dan manfaatkan kemajuan teknologi dalam pekerjaan sama sekali tidak bisa dihindari di era-era sekarang,” ucapnya melalui sambungan telpon seluler.

Namun demikian dirinya tetap tekankan fungsi dari seorang wartawan sebagaimana mestinya. ”Kabari yang benar terjadi, tidak manipulatif dengan AI, itu tetap harus lakukan verifikasi dua arah dari setiap isu,” tuturnya. 

“Bahwa hari-hari ini efek dari kehadiran AI itu sangat luar biasa sekali terhadap para pekerja media. Tetapi informasi buatan AI ini jangan ditelan mentah-mentah sebagai suatu kebenaran,” tuturnya.

Fery Jahang menegaskan AI memang lebih cepat daripada seorang wartawan. Namun tidak bisa mendeskripsikan sebuah situasi ketika peristiwa terjadi. “Itu kelemahan dari AI dan disitulah kekuatan yang harus dimiliki oleh seorang jurnalis,” kata Fery.

Rekomendasi Berita