Jalan Naob Mendapat Perhatian Pemda-DPRD TTU Diapresiasi

  • 13 Mar 2026 23:26 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Kefamenanu - Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD TTU diapresiasi karena telah memberikan perhatian khusus untuk membangun jalan di wilayah Desa Naob yang menjadi akses utama Noemuti Timur. Jalan sepanjang 200 meter yang rusak parah setelah dihantam longsor, akan diperbaiki melalui penunjukan langsung tanpa lelang, dengan anggaran sebesar Rp 400 juta. Hal ini disampaikan oleh Camat Noemuti Timur Hironimus Rusae, S.Ip.,MAP saat diwawancarai RRI.CO.ID di Desa Naob pada Jum'at 13 Maret 2026.

Menurut Hironimus bahwa, jalan tersebut akan ditingkatkan menjadi lapen menjadi atensi khusus saat Musrembangcam yang diikuti Wakil Bupati, Ketua DPRD TTU dan diperkuat lagi dalam kunjungan kerja Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo di wilayah tersebut.

"Terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD TTU yang telah memprioritaskan pembangunan jalan di kecamatan kami. Ini sangat membantu masyarakat, terutama petani dan pedagang yang sehari-hari menggunakan jalan ini. Selain itu, jalan tersebut juga merupakan akses tunggal bagi pemerintah Kecamatan Noemuti Timur maupun Puskesmas Haekto. Sehingga memudahkan akses masyarakat mendapatkan layanan pemerintahan maupun kesehatan" kata Hironimus.

Perbaikan jalan di wilayah Desa Naob menjadi isu positif bagi masyarakat Noemuti Timur. Karena semua pihak sangat berharap jalan alternatif yang dibangun Dinas PUPR TTU tahun 2025 setelah jalan utama putus karena longsor bisa ditangani secepatnya. Supaya meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah ini karena Desa Naob hingga Haekto adalah sentra produksi padi", ujar Hironimus.

Sementara Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo saat kunjungan kerja ke Desa Naob, memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera melakukan perbaikan jalan sepanjang 200 meter tanpa melalui proses lelang. Sebab anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan jalan tersebut tidak besar.

"Jadi Dinas PUPR TTU harus segera memperbaiki jalan di wilayah Desa Naob. Supaya memudahkan akses jalan utama bagi masyarakat di kecamatan Noemuti Timur, yang selama ini mengalami kesulitan akibat kondisi jalan yang rusak setelah dihantam longsor selama 2 tahun berturut-turut atau sejak tahun 2025 hingga 2026", ujar mantan TNI ini.

Jalan di desa Naob harus dalam kondisi baik untuk meningkatkan mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi di daerah ini. Apalagi Desa Naob, Popnam hingga Haekto menjadi sentra produksi padi atau lumbung pangan bagi Kecamatan Noemuti Timur (SK).

Rekomendasi Berita