Di Hari Perempuan Internasional, Wagub Maluku Sebut Ibu-Ibu "Manajer" Keuangan
- 13 Mar 2026 04:23 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh perempuan di Maluku pada peringatan Hari Perempuan Internasional 2026. Acara yang digelar di Tribun Lapangan Merdeka Ambon pada Rabu, 11 Maret 2026 ini, menonjolkan peran vital perempuan dalam struktur sosial dan ekonomi terkecil.
Dalam sambutannya, Vanath menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai pengatur utama stabilitas ekonomi rumah tangga. Di tengah tantangan ekonomi global yang dinamis, kecakapan seorang ibu dalam mengelola keuangan menjadi kunci kesejahteraan keluarga di Maluku.
“Saya sangat yakin bahwa ibu-ibu adalah pengatur utama keuangan dalam rumah tangga. Peran ibu-ibu sangat penting untuk mengelola kebutuhan keluarga dengan bijak,” ujar Vanath di hadapan para peserta yang hadir.
Vanath menjelaskan bahwa kondisi ekonomi global saat ini berdampak langsung pada daya beli masyarakat di daerah. Oleh karena itu, ia mendorong para perempuan untuk lebih adaptif dalam menyesuaikan pola konsumsi agar ketahanan ekonomi keluarga tetap terjaga meski inflasi membayangi.
Menutup arahannya, Wagub berharap momentum internasional ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan besarnya kontribusi perempuan dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa tanpa keterlibatan aktif perempuan, pembangunan di Maluku tidak akan berjalan maksimal.
Pemprov Maluku dan BI Edukasi Perempuan di Hari Internasional
RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Provinsi Maluku bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Maluku menggelar edukasi sistem pembayaran digital dalam rangka Hari Perempuan Internasional 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Ambon ini bertujuan mempercepat inklusi keuangan digital di kalangan perempuan.
Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, mengapresiasi langkah Bank Indonesia yang konsisten mengedukasi masyarakat mengenai efisiensi transaksi non-tunai. Menurutnya, teknologi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk mempermudah aktivitas ekonomi sehari-hari.
“Hari ini masyarakat semakin dimudahkan dengan transaksi digital. Kita tidak perlu lagi selalu membawa uang tunai, karena banyak transaksi sudah bisa dilakukan melalui sistem pembayaran digital,” jelas Vanath saat memberikan sambutan.
Meski demikian, Vanath mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Ia menekankan pentingnya literasi digital agar kaum perempuan tidak hanya menjadi pengguna, tapi juga terlindungi dari risiko kejahatan siber.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama ini turut dihadiri oleh perwakilan Forkopimda dan anggota DPRD Provinsi Maluku.
Selain edukasi digital, acara ini juga menyosialisasikan pentingnya perlindungan konsumen dalam setiap transaksi keuangan di masa depan.