BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob Pesisir Maluku

  • 12 Mar 2026 17:01 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG melalui Stasiun Meteorologi Maritim Ambon mengeluarkan peringatan potensi banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah pesisir Maluku.

Dalam rilis yang diterima, Kamis 12 Maret 2026, dijelaskan fenomena Bulan Baru pada 19 Maret 2026 serta Perigee pada 22 Maret 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, kondisi ini dapat memicu banjir pesisir di beberapa wilayah.

Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain pesisir Kota Ambon, pesisir Maluku Tengah, pesisir Seram Bagian Timur, pesisir Kepulauan Kei, pesisir Kepulauan Aru, serta pesisir Kepulauan Tanimbar.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Mujahidin, mengatakan potensi gelombang pasang dan banjir rob ini memiliki waktu kejadian yang berbeda di setiap wilayah.

“Secara umum wilayah Maluku berpotensi mengalami banjir rob pada periode 15 hingga 27 Maret 2026,” ujar Mujahidin.

Ia menjelaskan, potensi banjir pesisir ini dapat berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan maupun kawasan pesisir. Aktivitas yang berpotensi terdampak antara lain kegiatan bongkar muat di pelabuhan serta aktivitas masyarakat di permukiman pesisir.

Karena itu, masyarakat diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak pasang maksimum air laut. Warga juga diminta terus memantau pembaruan informasi cuaca maritim dari BMKG.

BMKG berharap informasi ini dapat menjadi langkah antisipasi bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir.

Rekomendasi Berita