AMO Kirim Dua Musisi Ambon ke Turki
- 10 Agt 2025 04:54 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon : Kerja sama yang dilakukan Ambon Music Office (AMO) sebagai representasi Pemerintah Kota Ambon dalam mengurus program City of Music terus dikembangkan melalui program Ekspor Musisi. Langkah ini bertujuan menjaga ekosistem musik sekaligus memperkuat jejaring antar kota musik dunia.
Direktur AMO, Ronny Loppies kepada RRI mengatakan, setelah memperoleh predikat tertinggi berdasarkan hasil penilaian UNESCO, Ambon City of Music semakin mendapat peluang untuk terlibat dalam berbagai ajang internasional. Salah satunya adalah Workshop Internasional untuk Musisi Muda yang akan berlangsung di Kirsehir, Turki, pada 27–28 Oktober 2025.
Surat undangan yang ditandatangani Wali Kota Kirsehir, Selahattin Ekicioglu, dan dikirimkan kepada Direktur AMO pada 6 Agustus 2025, menyebutkan harapan agar selain mengirimkan dua musisi dari Ambon City of Music, kedua kota juga dapat menjalin kerja sama berkelanjutan melalui budaya musik, sejalan dengan komitmen 75 kota musik dunia saat ini.
Kirsehir, yang terletak di wilayah tengah Turki dengan populasi sekitar 242.000 jiwa, memiliki sejarah musik yang kaya sejak era Ottoman. Musik Turki bermula di Anatolia yang memadukan harmoni Asia Tengah dan Mesopotamia.
Menurut catatan Suppl.Turc. 1424 di Bibliothèque Nationale de France, sejarah musik Kirsehir dimulai pada tahun 1411 dengan Yusuf Kirsehri, seorang musisi Turkmenistan. Wilayah ini juga menjadi tempat tinggal Abdals, pencipta lagu-lagu rakyat Bozlak, yang kemudian menetap di Kirsehir setelah berdirinya Republik Turki.
Berdasarkan pengamatan, kapasitas, dan substansi tematik yang akan dibangun di Kirsehir, dua musisi yang dipilih untuk mengikuti program ini adalah Hanna Kayla Az-Zahra Zawawi dan Jemmi Philip Radjabaycolle.
Kombinasi penyanyi dan pemusik ini diharapkan mampu menyuarakan karakter musik Ambon sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Ambon, Maluku, dan Indonesia di kancah dunia.
AMO berkomitmen untuk terus menunjukkan peran Ambon City of Music di dunia internasional melalui musik dan budaya yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.